It’s Me…. ^_^


” My Name Is Nurul CUP…

and I’m a Beautiful Women… ”

^_^   “Nurul Chairunnisa Utami Putri”   ^_^

roelcup@gmail.com / cup_13@yahoo.co.id

nurul cup mandiri

Lanjutkan membaca

KORELASI SPEARMAN


¨KORELASI SPEARMAN¨

  • Skala Pengukuran Data Ordinal (Assosiatif)

Contoh :

Dengan :

  • SB = Sangat Baik
  • CB = Cukup Baik
  • KB = Kurang Baik
  • B = Baik
  • SP = Sangat Puas
  • CP = Cukup Puas
  • KP = Kurang Puas
  • P = Puas

Untuk Data :

Pasien

Komunikasi

Kepuasan Pasien

1

SB

SP

2

B

P

3

CB

P

4

B

P

5

SB

P

6

B

CP

7

B

CP

8

B

KP

9

CB

CP

10

B

P

  • Mencari Nilai Rank
  • Ranking X : Dengan Ascending (Dari Yang terkecil hingga ke yang terbesar) Or Descending (Dari yang terbesar hingga ke yang terkecil)
  • Ranking Y : Dengan Ascending (Dari Yang terkecil hingga ke yang terbesar) Or Descending (Dari yang terbesar hingga ke yang terkecil)
  • MenCari Nilai D, Yaitu dengan Cara Mengurangkan Masing-masing Nilai  dengan Nilai . D = Selisih Antara Rank yang berpasangan.

Lanjutkan membaca

KORELASI POINT BISERIAL


© KORELASI POINT BISERIAL ©

Rumus :

Keterangan :

Mean Butir yang Menjawab Benar

Mean Skor Total

Simpangan Baku Total

Proposi yang Menjawab Benar

CONTOH SOAL :

  • Multiple Choice
    • Jika jawab Benar  Skor 1
    • Jika jawab Salah  Skor 0

  • Uji Validitas & Reliabilitas Data

Uji Validitas yaitu Mencari Korelasi antara Butir Soal & Totalnya

Case : Soal = 7 Buah ; Peserta =10

B = Benar / Proposi

Datanya Adalah :

Peserta

BUTIR

Total (X)

1

2 3 4 5 6 7
1 1 1 1 1 0 0 0 4
2 1 1 0 1 1 1 0 5
3 0 1 1 1 0 0 0 3
4 1 1 0 0 0 0 0 2
5 0 1 0 0 0 0 0 1
6 1 1 1 1 1 1 1 7
7 1 1 1 1 1 1 0 6
8 0 0 0 0 0 0 0 0
9 1 1 0 0 1 0 0 3
10 1 1 1 1 1 0 0 5
B 7 9 5 6 5 3 1 36

Lanjutkan membaca

UJI HOMOGENITAS


© UJI HOMOGENITAS ©

CONTOH UJI BARTLETT & VARIANS

Pertambahan berat badan Domba (kg) setelah percobaan:

Makanan :

A B C D
12 14 6 9
20 15 9 14
23 10 16 18
10 19 20 19
17 22

Apakah Varians A = Varians B = Varians C = Varians D

Paling sedikit ada Satu yang tidak sama.

Sampel db Log Log  (db)
1 5-1 = 4 29,3 1,4669 5,8675
2 5-1 = 4 21,5 1,3324 5,3298
3 4-1 = 3 35,67 1,5523 4,6569
4 4-1 = 3 20,67 1,3153 3,9460
Total 14 107,14 5,6669 19,8002

Koefisien Bartlett

Statistic Uji Bartlett

Lanjutkan membaca

KOEFISIEN KORELASI


  1. Korelasi Product Moment (Pearson)

Syarat :

Skala Pengukuran Interval & Rasio  Parametrik

  1. Korelasi Spearman

Syarat :

Skala Pengukuran Ordinal

  1. Koefisien Kontingansi

Skala Pengukuran Ordinal & Ordinal.

  1. Point Biserial : Dikotomi (Nominal)
  2. Korelasi Crammer (Satu Variable Berskala Nminal)

Contoh Korelasi Crammer :

Peran

Management

Tingkat Kepuasan Penghuni Total
R S T
R 13 9 10 32
S 8 8 12 28
T 9 7 9 25
Total 30 4 31 85

Semakin Dekat Nilai observasi dengan nilai Harapan Maka Semakin Tidak ada Hubungan dan Begitu Juga  Sebaliknya.

Lanjutkan membaca

UJI RUN


ª UJI RUN ª

Uji ini di gunakan untuk menguji apakah data sampel di ambil secara random (acak) atau tidak.

Hipotesis :

  • : Data sampel di ambil secara Random (acak)
  • : Data sampel di ambil secara tidak Random (acak)

Berikut Contoh nya… yaitu :

The Following are the speeds (in miles per hour) at which every fifth passenger car was timed at a certain checkpoint ; Berikut ini merupakan kecepatan (dalam mil per jam) Dimana setiap lima penumpang mobil berhenti pada tempat tertentu dan waktu tertentu :

46 53 60 56 70 66 48 54 62 41
39 52 45 62 53 69 65 65 67 76
52 52 59 67 59 51 46 61 40 43
42 77 67 63 59 63 63 72 57 59
42 56 47 62 67 70 63 66 69 73

Test the null hypotesys of randomness at the 0,05 level of significance ; ujilah hipotesis nol yang menyatakan bahwa data tersebut diambil secara Random dengan tingkat kepercayaan 0,05.

Lanjutkan membaca

AIDS


AIDS

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Sindrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh oleh virus yang disebut HIV. Dalam bahasa Indonesia dapat dialih katakana sebagai Sindrome Cacat Kekebalan Tubuh Dapatan.

  • Acquired : Didapat, Bukan penyakit keturunan
  • Immune : Sistem kekebalan tubuh
  • Deficiency : Kekurangan
  • Syndrome : Kumpulan gejala-gejala penyakit

Kerusakan progresif pada system kekebalan tubuh menyebabkan ODHA (orang dengan HIV /AIDS) amat rentan dan mudah terjangkit bermacam-macam penyakit. Serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun lama-kelamaan akan menyebabkan pasien sakit parah bahkan meninggal. AIDS adalah sekumpulan gejala yang menunjukkan kelemahan atau kerusakan daya tahan tubuh yang diakibatkan oleh factor luar (bukan dibawa sejak lahir)

Lanjutkan membaca

TABEL INPUT OUTPUT


Tujuan :         Menggambarkan keterkaitan antar sektor ekonomi dalam perekonomian pada suatu Region tertentu dan waktu tertentu.

Pengertian Tabel I-O (Input-Output)

  1. Bentuk umum table I-O

Table input output adalah suatu table yang berisi uraian statistic dalam bentuk struktur yang memperlihatkan transaksi barang dan jasa antar sktor-sektor ekonomi.

Tebel input ouput akan memberikan gambaran menyeluruh tenteng :

a)     Struktur perekonomian nasional yang mencakup struktur keluaran (output) dan nilai tambah masing-masing sector. Dengan demikian peranan suatu sector dalam perekonomian dapat diketahui.

b)     Struktur masukkan (input) antara, yaitu penggunaan berbagai barang dan jasa oleh sector-sektor produksi, untuk memenuhi kegiatan produksinya.

c)      Struktur pnyediaan (supply) barang dan jasa, baik berupa produksi DN(dalam negeri) maupun Impor.

d)     Struktur permintaan (demand) barang dan jasa, baik permintaan oleh sector-sektor produksi maupun permintaan akhir untuk konsumsi, investasi, dan ekspor.

  1. Jenis tabel I-O (Input-Output)

a)     Table I-O adalah Pembeli

Transaksi menggambarkan harga beli konsumen yang berarti termasuk margin distribusi, akibatnya Input setiap sector tidak ada yang berasal dari sector perdagangan dan angkutan, kecuali angkatan penumpang dan barnag-barang sendiri.

b)     Table I-O adalah Produsen

Transaksi menggunakan harga jual produsen yang berarti tidak termasuk maegin distribusi.

c)      Table I-O Domestik adalah Produsen.

Dari Tabel I-O adalah produsen diturunkan table ini, yaitu suatu table yang hanya memasukkan barang atau jasa produksi DN (dalam negeri) dalam transaksinya. Komponen impor pada setiap sel (Input) dikeluarkan dan ditampung dalam satu input dan disebut iput komponen impor.

Table ini selanjutnya dipakai untuk keperluan analisis karena keunggulannya bila dibandingkan jenis tabellainnya.

Lanjutkan membaca

SIM KECAMATAN BABELAN UNTUK MEMPEROLEH BLT


Kecamatan, kelurahan, Rt dan Rw biasanya masih menggunakan kertas untuk menulis data-data tentang warganya sehingga ada kemungkinan data tersebut tercecer dan pada saat dibutuhkan akan susah mencarinya dengan adanya sistem informasi maajemen ini akan mempermudah orang dalam mencari data yang diinginkan. Data yang ada tersimpan dengan rapi dan mudah untuk mencarinya. Sehingga mempermudah orang yang bekerja di kecamatan, kelurahan, Rt dan Rw dalam memperoleh data.

Untuk mempermudah orang yang bekerja di kecamatan yang mencari informasi untuk orang yang mendapatkan BLT dipermudah dengan adanya sim ini. Data-data yang ada di Kecamatan bergantung pada data-data yang terdapat di kelurahan, sedangkan data-data yang ada dikelurahan bergantung pada data-data yang terdapat di tingkat RW, begitu pula data-data yang ada di tingkat RW, diambil pula dari data-data yang ada di tingkat RT. Sehingga perlu adanya LAN untuk menghubungkan dan saling bertukar informasi.

Pengalaman kami dalam bidang survei, kecamatan, kelurahan, RW dan RT itu saling berkaitan. Hal ini sangat membantu dalam hal survei. Sehingga kita dapat mengetahui berapa jumlah RT dan RW dalam satu kelurahan, dan dapat mengetahui pula berapa jumlah kelurahah dalm satu kecamatan.

Agar dalam proses pengambilan suatu kebijakan, maka diperlukan suatu sistem informasi mengenai tentang keadaan kecamatan tersebut. Mengingat salah satu tujuan dari kecamatan adalah tidak hanya memberikan pelayanan bagi para warganya tetapi juga memberikan kemudahan-kemudahan bagi orang-orang untuk memperoleh informasi tentang apa yang perlu diketahui.

Lanjutkan membaca

TABEL INPUT OTPUT DUA SELEKTOR


Data output juga input yang dihasilkan oleh dunia usaha sering disajikan menurut sektor usaha.  Dunia usaha menurut jenis output dan aktivitasnya dapat diklasifikasikan kedalam berbagai sektor, kita mengenalklasifikasi sektor yang paling umum sampai yang sangat rinci.

Klasifikasi sektor yang paling umum atau sangat agregat adalah pembagian kedalam tiga sektor yaitu :

  1. Premier

Seluruh kegiatan yang mnyelanggarakan atau mengusahakan sumber daya alam (SDA) seperti sektor pertanian, dalam arti luas (pertanian, perikanan, kehutanan dan lainnya), sektor pertambangan dan penggalian.

  1. Sekunder

Umumnya pada sektor pertanian.

  1. Tersier

Sektor tersir adalah sektor yang menghasilkan komoditas jasa.

Klasifikasi sektor lainnya juga membagi keiatan perekonomian ke dalam klasifikasi sektor pertanian, industri dan jasa. Ketiga klasifikasi sektor diatas dapat diurai lebih rinci lagikedalam klasifikasi 9 sektor atau 19 sektor atau 60 sektor. Untuk Indonesia, klasifikasi sektoral yang paling rinci yang dituangkan sebagai data tabel input-output memuat 170 sektor. Suatu sektor dianggap memproduksi satu jenis komoditas, sesungguhnya komoditas tersebut adalah komoditas gabungan (agregat) dari berbagai jenis komoditi yang dikelompokkan kedalam sektor bersangkutan. Misal sektor pertanian adalah agregat dari sub-sektor tanaman pangan, perikanan, kehutanan dan lainnya. Output yang di produksi oleh suatu sektor, katakan sektor ke-i di distribusikan ke dua pemakai.

Pertama, Pemakai yang menggunakan output sektor lainnya untuk proses produksi lebih lanjut,  sebagai sesama sektor produksi yang menggunakan output sektor ke-i tadi sebagai bahan baku biasa disebut input antara (intermediate input).

Contoh:

BBM sebagai output sektor penyulingan minyak merupakn input bagi sektor industri lainnnya juga transportasi. Dalam hal ini BBM adalah input antara.

Kedua, pemakai yang menggunakan output sekitar ke–i diatas untuk memenuhi permintaan akhir (final demand)

Contoh:

BBM adapula yang dimintai oleh rumah tangga sebagai bagia dari konsumsi umah tangga. Dalam hal ini BBM tersebut tidak digunakan alam proses produksi lebih lanjut, namun digunakan untuk memenuhi permintaan akhir.

Lanjutkan membaca